Apakah Anda Mengenal LHI?

lhi</a

Pagi ini, ketika saya membuka email saya, banyak pesan yang saya dapatkan tentang balasan tulisan atau artikel saya yang saya poskan di kompasiana ini. Tudingan secara langsung dan terang-terangan terpampang di komentar tulisan saya yang berjudul “Seribu LHI Telah Bangkit Di Indonesia”. Apa yang salah dengan tulisan saya? ketika berpuluh hujatan yang di keluarkan oleh media tentang kasus LHI, dan tidak satupun yang memberikan luang tentang kalau ternyata sebelum tersandung kasus Suap LHI pernah menjadi orang yang telah berbuat banyak untuk indonesia ini.

Saya mengerti satu hal, partai PKS ini merupakan partai bersih dan putih, sehingga terkena bercak sedikit saja langsung ketahuan nodanya. Tapi terkadang media tidak profesional dalam memberitakan sesuatu, terlalu berlebihan. kenapa akhirnya muncul protes dan kritik terhadap kerja KPK? Karena untuk kasus yang di hadapi LHI KPK bertindak seperti macan kelapan. Jemput langsung terbawa. Tidak seperti tokoh politik yang lainnya di kaji ulang, di kumpulkan saksi, di periksa tahap awal, mengumpulkan data dan akhirnya berbulan-bulan masih berkeliaran di bumi pertiwi.  Padahal se Indonesia sudah mengetahui akan tindakannya dalam menggelapkan uang rakyat. Tapi KPK bertindak seperti tidak tahu.

Saya secara pribadi sama sekali tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa KPK tidak bekerja profesional, bahkan sangat profesional untuk kasus yang di hadapi oleh LHI, jika melalui proses seperti yang di lakukan kepada elit politik yang lain, saya rasa protes dan kritikan untuk pekerjaan KPK tidak akan kentara, karena masyarakat sudah maklum dengan proses yang di lalui.

Lalu, salahkah ketika saya menggugat anda semua warga negara Indonesia yang ikut menghujat LHI, padahal anda sendiri tidak mengetahui kebenaran kasus yang terjadi. Saya benar tidak mengenal mengenal LHI, dan saya belum pernah ketemu dengan dia, tapi melihat penampilannya di layar kaca tentang penangkapannya yang di jalaninya dengan tenang, saya berfikir ulang, sekalipun dia sudah diperlakukan dengan sedikit tidak adil tapi dia masih mampu tersenyum bahkan menguatkan kadernya dan meyakinkan mereka untuk tetap tenang dan tidak bertindak apatis, lalu salahkah saya ketika itu saya terkagum melihat tindakannya dan kemudian menulusuri berita tentang terkait kasus suap daging impor itu? Yang saya fikir seperti kasus-kasus yang terjadi dalam film india? Penjahat yang tertangkap di mana, dan yang tersangka dimana. Allahu Rabbi, begitu sangat simpang siur sekali. Terkadang saya tersenyum, kenapa KPK tidak mengundang Sharukh Khan saja dalam proses penangkapan LHI biar kelihatan lebih macho lagi.

Setiap berita yang saya buka, bisa dikatakan tidak satupun media yang mengapresiasi tindakan luthfi yang taat hukum dan bersedia menjalani proses hukum sesuai prosedur. Di tambah lagi komentar warga yang tidak senonoh, yang mengatakan PKS partai kandang sapi, partai karapan sapi, bahkan sampai kepada sebutan yang tidak pantas di keluarkan oleh seorang yang berilmu dan terdidik.

Sekali lagi, saya ingin menggugat anda semuanya yang mengeluarkan hujatan untuk LHI. Saya menggugat bukan karena saya simpatisan PKS, bukan karena saya kader PKS, tapi saya menggugat atas nama warga negara Indonesia, anda tidak punya hak untuk menghujat orang lain tampa bukti yang kongkrit dan valid

Iklan

One Comment

Add yours →

  1. saya belum paham byk ttg partai dan politik di sana nih

    btw, saya pindah rumah nih ke alamat baru http://duniaely.com … ditunggu kedatangannya ya , thanks 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: