Karya Sastra

Lari….
kaki ini tak mampu lagi untuk berlari
kemanapun tempat yang di singgahi,
selalu akan aku temui kekecewaan itu
Aku ingin pergi, menjauh…
Tapi kemana?
Dan sampai kapan aku harus selalu lari?
Bukankah aku akan selalu menemui mereka dalam sosok yang berbeda
ah diri…
berdamailah dengan masa lalu
sekelam apapun itu…
tapi…
kenapa begitu sulit?
apakah semuanya telah begitu menyatu dengan diriku?
sehingga dia tidak mau pergi?
semuanya berseliweran…
seperti syetan-syetan yang menggodaku
menyakiti perasaan
dan hatikupun semakin ciut..
jiwaku semakin kerdil
ketika ku tatap dunia,
aku merasa aku telah di tolak mentah-mentah
tak ada tempat lagi di sini untukku
sekali lagi aku ingin lari, menjauh dari semua ini..
tapi lagi-lagi aku terenyak,
akan lari kemana?
karena mereka akan kembali menghantuiku
dalam sosok yang berbeda,
namun dengan tuntutan yang sama…

3 Comments

Add yours →

  1. So sweet, teruslah berlari, karna tiada jalan yang tak berujung sejauh apapun.itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: